Bagaimana cara membuat pupuk kompos sendiri?

Bagaimana cara membuat pupuk kompos sendiri?

Pupuk Kompos
Courtesy of Pinterest

Cara membuat pupuk kompos – Pupuk kompos adalah salah satu jenis pupuk organik yang dibuat oleh manusia dari proses pembusukan sisa-sisa bahan organik seperti hewan dan tanaman. Proses pembuatan pupuk kompos dapat berlangsung secara aerobik yaitu melibatkan oksigen dan anaerobik atau tanpa menggunakan osigen dalam prosesnya. Proses dekomposisi atau penguraian ini yang menjadikannya disebut sebagai pupuk kompos. Sedangkan arti dari proses pengomposan yaitu proses ketika bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber energi. Cara menggunakan pupuk kompos sendiri cukup mencampurnya dengan tanah pada tanaman. Dan saat ini banyal sekali tempat jual pupuk kompos di pinggir jalan, jenis jenis kompos pun ada banyak macamnya.

Untuk pembuatan pupuk kompos sendiri yaitu dengan menggunakan bahan utama seperti sampah, ada dua jenis sampah yang dapat digunakan dalam pembuatan pupuk kompos tersebut, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik sendiri merupakan sampah yang terdiri dari bahan organik seperti rumput kering, jerami padi, sekam padi, dan lain-lain. Sedangkan sampah anorganik sendiri terdiri dari plastik, stereofoam atau gabus, logan, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah bagaimana cara membuat pupuk kompos sendiri dengan jenis-jenis alat dan bahan pembuatan kompos yang berbeda-beda.

Membuat Pupuk Kompos Dengan EM4

Pupuk EM4
Courtesy of Pinterest

Ada banyak sekali cara untuk membuat pupuk kompos, akan tetapi cara yang lumayan mudah mengunakan EM4, pengomposan menggunakan EM4 memiliki keunggulan di bangdingkan dengan pembuatan biasa. EM4 memiliki kandungan mikroba yang mampu mempercepat kompos dalam proses fermentasi sampah organik. Sudah banyak sekali jenis EM4, Anda bisa mendapatkanya di toko-toko pertanian. Biasanya proses pembuatan pupuk ini memerlukan waktu sekitar 1 – 2 minggu dengan taraf yang relatif singkat, dan pupuk yang Anda buat sudah bisa di aplikasikan ke tanaman yang anda tanam.

Pembuatan pupuk kompos ini lebih efektif daripada membakar sampah tersebut dan EM4 adalah alat pembuat kompos sederhana. Pemanfaatan sampah menjadi pupuk kompos bisa menghemat banyak sumber daya. Sumber daya yang selama ini hanya digunakan untuk membuat lingkungan bersih, sudah saatnya sumber daya itu dirubah sehingga menghasilkan nilai tambah. 

Cara memperbanyak EM4

EM4 yang sudah Anda beli tidak bisa langsung di berikan kepada bahan kompos, akan tetapi Anda harus menambahkan gula terlebih dahulu sebagai campuran. Gula ini berfungsi sebagai makanan untuk mikroorganisme yang akan melapukan bahan organik. Anda cukup menambahkan sekitar 20 ml larutan EM4 kemudian 10 gr gula pasir dan air bersih sekitar 1000 ml di dalam jerigen. Jerigen yang sudah berbentuk bahan di dalamnya membutuhkan fermentasi selama kurang lebih 24 jam, kocok jerigen sampai merata dan kemudian larutan yang Anda buat tadi siap di aplikasikan kepada bahan.

Pengolahan sampah

Proses pertama pengolahan sampah yaitu sampah dapur dipotong kecil-kecil, lalu masukkan ke dalam tong plastik. Campur dengan daun yang kering dengan perbandingan 1:1. Kemudian aduk dan tambahkan larutan EM4 yang sudah dioplos tadi.

Memisahkan sampah

Jika Anda sudah mengumpulkan perlengkapannya, tahap selanjutnya yaitu Anda harus memisahkan sampah sesuai jenisnya. Pilih lah sampah berjenis organik usahakan jangan tercampur dengan bahan sampah non-organik, semakin kecil ukuran sampah semakin cepat proses pembusukannya. Pembuatan kompos menggunakan EM4 sangat mudah sekali dilakukan, akan tetapi dengan cara ini mungkin bagi sebagian orang tergolong memakan waktu karena prosesnya kurang lebih setengah bulan.

Proses pengomposan

Proses pengomposan bisa secara terus menerus dilakukan dengan cara ditambahkan bahan organik ke dalam tong di atasnya, kemudian aduk setiap tiga hari sekali, tujuannya di aduk adalah untuk memasukkan oksigen kedalam larutan kompos dan menurunkan panas yang diakibakan proses pengomposan. Kompos yang sudah jadi, ditandai dengan aroma yang tidak berbau dan warna cairan yang sudah kehitaman atau berwarna coklat. Keadaan suhu yang tidak terlalu tinggi atau kondisi angin artinya kompos sudah siap diberikan kepada tanaman.


Membuat Pupuk Kompos Dari Daun

Pupuk Daun
Courtesy of Pinterest

Manfaat dari pupuk kompos sendiri yaitu memperkaya kandungan nutrisi yang ada pada tanah dan juga bedeng tanaman bunga. Pupuk kompos dapat dibuat dengan mudah dari daun-daun tanaman yang pada setiap harinya gugur dari pepohonan. Membuat pupuk kompos dari daun sudah banyak sekali digunakan orang, dikarenakan pembuatan pupuk kompos ini tidak memerlukan banyak biaya.

Memilih daun-daunan untuk pengomposan

Memilih daun-daunan untuk pengomposan tidaklah mudah, karena tidak semua daun bisa digunakan sebagai pupuk kompos. Caranya yaitu garuklah semua daun pohon buah yang dapat Anda temukan. Karena dedaunan dari pohon buah merupakan material kompos yang terbaik. Daun dari pohon buah biasanya memiliki kandungan mineral lebih tinggi dari pupuk kandang.

Cari dan kumpulkanlah beberapa jenis daun berbeda dari tetangga Anda. Jika Anda hanya memiliki jenis pohon yang sedikit di halaman / kebun, kunjungilah bagian kota yang dipenuhi dengan pepohonan pada akhir musim gugur. Sebagian besar daun-daun di kota telah disapu oleh para pasukan kuning. Anda bisa memeriksa jadwal pembersihan jalan pada musim gugur dan datang hari sebelumnya untuk bisa mengumpulkan banyak daun dari pinggir jalan.

Menghancurkan daun-daunan

Menghancurkan daun-daunan pada hari yang sama saat Anda berencana memangkas halaman rumput pada musim gugur. Tambahan bahan berupa rumput akan menghemat waktu Anda menambahkan nitrogen pada waktu kemudian. Jika memiliki banyak orang untuk membantu pekerjaan ini, bagilah tugas untuk mereka. Sebagian orang mengumpulkan dedaunan dan sebagian orang menghancurkan daun-daun yang sudah dikumpulkan tersebut.

Proses pembuatan pupuk kompos dari daun

Dalam proses pembuatan pupuk kompos dari daun ini sedikit lebih lama, karena memerlukan banyak cara agar menghasilkan pupuk kompos yang sempurna. Cara yang pertama yaitu dengan membuat tempat khusus untuk pembuatan pupuk kompos tersebut. Kemudian tumpuklah kompos di area yang tidak akan tertiup angin, tujuannya agar saat Anda membuat gundukan daun tersebut tidak berserakan dimana-mana. Pastikan tumpukan kompos berada pada area dengan permukaan tanah yang akan mengalir air dengan baik. Selanjutnya yaitu tambahkan nitrogen pada kompos tersebut, cara yang mudah yaitu dengan menambahkan potongan-potongan rumput atau pupuk kandang. Selama cuaca kering, siramlah tumpukan kompos dengan selang penyiram tanaman. Hindari terjadinya genangan air yang dapat mendorong tumbuhnya jamur. Jika sudah sekitar 1 sampai 3 minggu, balikkan kompos untuk pertama kalinya seperti sedang memasak. Balikkan kompos 3 kali per minggu untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan yang terakhir yaitu, campurkan kompos dengan tanah setelah 4 sampai 9 bulan. Ketika warna kompos telah berubah menjad coklat tua yang seragam, ketahuilah bahwa saat ini adalah waktu untuk menggunakannya.


Membuat Pupuk Kompos Sendiri

Pupuk Kompos
Courtesy of Pinterest

Cara membuat pupuk kompos sendiri tidaklah sulit, lebih hemat biaya, dan juga memiliki banyak manfaat. Anda perlu tahu bahwa pupuk kompos ini merupakan penyempurnaan dari pupuk kandang, dengan mengolahnya menjadi bahan yang lebih mudah diserap oleh tanaman.

Pupuk sendiri merupakan tambahan unsur untuk menyuburkan tanah, dalam rangka meningkatkan hasil produksi pada banyaknya tanaman. Salah satu pupuknya yaitu pupuk dasar atau pupuk kandang. Pupuk kandang ini merupakan pupuk utama. Alasanya, pada pupuk kandang terdapat unsur hara yang cukup lengkap, seperti fosfor, kalium, dan nitrogen yang sangat dibutuhkan tanaman. Namun sangat disayangkan jika kandungan yang begitu lengkap tidak dapat diserap oleh tanaman dengan baik.

Cara membuat pupuk kompos

1. Tumpuklah kotoran ternak, sampah organik, dan seresah dedaunan hingga membentuk seperti gundukan setinggi kurang lebih 20 cm
2. Taburkan bahan lainnya yaitu dedak kasar, abu dapur, dan kapur di atas gundukan
3. Siram gundukan dengan air sumur dan air kencing ternak yang sudah dipersiapkan
4. Tambahkan bakteri dari isi rumen sapi
5. Setelah itu tumpuk kembali dengan bahan pertama, dan demikian seterusnya lakukan berulang – ulang seperti cara membuat adonan semen dengan cangkul untuk bangunan
6. Setelah semua bahan tercampur merata, tutuplah dengan plastik transparan untuk menghindari terpaan sinar matahari maupun terkena air hujan
7. Diamkan gundukan tersebut selama kurang lebih 1 minggu
8. Setelah satu minggu, pindahkan gundukan ke lokasi di sebelahnya dengan cara menyisirnya dari atas kebawah hingga berpindah
9. Setelah dipindah , tambahkan air tanah dan air kencing ternak dengan dosis sama seperti tahap awal hingga mencapai kelembaban 60 {a8dfff4632db661fcb21b29b89c60a0c0716acd5ba8e568bac9dd4e83ab93c57}
10. Untuk mengetahui tingkat kelembaban yang pas, ambil pupuk kompos tersebut lalu kepa dengan tangan, setelah itu dilepas dari genggaman. Jika pupuk tercerai namun tangan Anda terasa lembab dan masih ada sedikit yang menempel di tangan, itu pertanda kelembaban pupuk kompos tersebut telah pas
11. Diamkan kembali pupuk kompos tersebut selama kurang lebih 1 minggu
12. Setelah kurang lebih satu minggu, pupuk kompos siap untuk digunakan maupun disimpan di dalam karung goni.


Membuat Pupuk Kompos Dari Sampah Organik

Pupuk Sampah Organik
Courtesy of Pinterest

Sampah saat ini menjadi salah satu masalah yang besar bagi banyak orang. Dengan sampah yang tidak diolah dengan benar, bencana alam banjir akan terjadi. Oleh karena itu saya akan memberikan cara mengelola sampah organik agar bisa lebih bermanfaat. Membuat pupuk kompos dari sampah organik cukup mudah, dikarenakan sampah organik mudah ditemukan dimana saja.

Cara pembuatan pupuk kompos dari sampah organik

1. Sampah organik yang sudah dikumpulkan seperti sisa sayuran, daun gugur, dan sampah organik lainnya, dipotong sampai berbentuk kecil-kecil. Semaki kecil bentuknya maka semakin baik, karena berpengaruh pada cepatnya proses pembusukkan.

2. Campurkan bahan-bahan yang sudah dipotong kecil tadi dengan pupuk kandang, pupuk yang mudah digunakan adalah kotoran kambing. Cara membuat kompos dari kotoran kambing juga cukup mudah. Campurkan sampah organik dan kotoran kambing dengan komposisi 3 banding 1.

3. Siapkan kurang lebih setengah gelas larutan gula atau 100 ml, menyesuaikan banyaknya bahan sampah organik yang ada.

4. Siapkan sekitar 10 ml larutan EM4, jika anda ragu takarannya bisa dilihat cara penggunaannya yang tercantum di dalam botol atau menyesuaikan banyaknya bahan yang akan Anda buat.

5. Sampah organik yang sudah dicampur dengan kotoran kambing atau pupuk kandang, kemudian siramlah dengan larutan gula dan larutan EM4, lalu campurkan hingga merata sampai bahan menjadi basah atau lembab. Jika perlu percikkan air secukupnya agar semua bahan menjadi sedikit basah.

6. Bahan untuk pupuk kompos yang sudah selesai dicampur, kemudian masukan ke dalam wadah, bisa menggunakan bak penampungan, karung, atau plastik besar. Lama proses fermentasi dari bahan hingga pupuk siap digunakan sekitar kurang lebih 2 sampai 3 bulan, karena itu untuk mempercepat prosesnya setiap 2 minggu sekali bahan-bahan tersebut dibolak-balik dan beri percikkan air secukupnya untuk menjaganya agar tetap basah.

7. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan berkelanjutan, sebaiknya pembuatan pupuk kompos dilakukan secara periodik. Sehingga pemanfaatannya bisa digunakan secara berkelanjutan dan sampah organik tidak perlu dibuang, karena kita telah bisa mengambil manfaatnya dengan mengolahnya menjadi pupuk kompos.


Membuat Pupuk Kompos Sederhana

Pupuk Sederhana
Courtesy of Pinterest

Nah, yang selanjutnya yaitu saya akan membahas tentang bagaimana cara membuat pupuk kompos sederhana dan bisa dilakukan semua orang. Seperti yang kita ketahui bahwa pupuk kompos adalah salah satu pupk organik buatan manusia yang dibuat melalui proses pembusukkan sisa-sisa bahan organik seperti tanaman maupun hewan.

Pembuatan pupuk kompos sebenarnya meniru atau mencontoh dari proses terbentuknya humus di alam. Akan tetapi dengan cara yang merekayasa kondisi lingkungan dan menambahkan beberapa unsur, pembuatan pupuk kompos dapat dipercepat yaitu hanya dalam jangka waktu sekitar 2 minggu sampai 1 bulan lamanya. Berikut ini adalah bahan baku untuk membuat pupuk kompos sederhana.

Pupuk kompos dari sampah coklat

Pupuk kompos dari bahan sampah coklat memiliki sifat fisik yang kering, kasar, berserat, dan berwarna coklat tentunya. Umumnya mengandung unsur C carbon yang tinggi, sehingga baik diaplikasikan pada tanaman agar cepat berbuah. Contoh dari sampah kering dianaranya yaitu daun kering, rumput kering, serbuk gergaji serutan kayu, sekam padi, limbah kertas, kulit jagung, jerami(batang padi) , dan tangkai sayuran.

Pupuk kompos dari sampah hijau

Pupuk kompos dari sampah hijau kaya akan dengan unsur Nitrogen ( N ) yang dibutuhkan mikroba untuk tumbuh dan berkembang. Baik diaplikasikan pada tanaman yang sedang dalam masa pertumbuhan cabang dan daun. Contoh dari sampah hijau sendiri yaitu sayur-sayuran, buah-buahan, potongan rumput, daun segar, limbah rumah tangga, bubuk teh dan kopi, kulit telur, pupuk kandang (kotoran unggas seperti ayam, itik, sapi dan kambing).


Membuat Pupuk Kompos Cair

Pupuk Cair
Courtesy of Pinterest

Pupuk kompos cair selain dapat memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi pada tanah, dan juga bisa membantu meningkatkan produksi tanaman,  mengurangi penggunanann pupuk anorganik dan sebagai alternatif pengganti pupuk kandang.

Pupuk kompos cair ternyata juga bisa digunakan sebagai pelengkap jika anda menggunakan pupuk kompos padat. Karena pupuk kompos cair inilah yang akan melengkapi unsur mikro bagi pertumbuhan tanaman, terutama menjelang tanaman panen / berbuah. Dan sebagai catatan pupuk kompos cair ini sebagai pelengkap saja, guna mengoptimalkan hasil ketika dikombinasikan dengan pupuk kompos padat. Berikut ini adalah cara membuat pupuk kompos cair yang mudah dan benar.

Proses pembuatan pupuk kompos cair

1. Larutkan bioaktivator seperti EM4 sebagai mikroba kedalam air secukupnya. Tambahkan pemanis alami gula merah, gula pasir, atau air tebu. Diamkan minimal 20 menit untuk membangkitkan mikroba.

2. Masukkan kotoran ternak segar kedalam tong / ember plastik.

3. Masukkan bahan bahan yang sudah kita cincang tadi dan campurkan ratakan kedalam tong/ember.

4. Masukkan semua bahan – bahan padat lainnya dan campur rata.

5. Tuangkan larutan bioaktivator yang telah dipersiapkan sebelumnya. Kalau perlu tambahkan terasi untuk lebih mempercepat proses pengurain pupuk organik cair.

6. Masukkan air kencing, air cucian beras, air rendaman ikan dan bahan cair lainya kedalam ember bekas, aduk hingga merata.

7. Tambahkan air secukupnya, perbandingan air adalah 35 persen cair dan 65 persen padat. Aduk perlahan menggunakan tongkat kayu.