Macam Macam Makanan Penambah Darah

Macam Macam Makanan Penambah Darah

Jangan menganggap remeh jika tubuhmu mengalami penyakit kurang darah atau anemia. Terlebih lagi bagi wanita yang sedang malakukan progam diet, umunya akan mengalami penurutnan yang lebih banyak karena mangalami kurangnya asupan nutrisi. Anemia adalah keadaan di mana seseorang memiliki jumlah sel darah merah atau hemoglobin di bawah normal. Selain itu, kekurangan bisa mengakibatkan menghambat proses sirkulasi oksigen yang berlangsung pada seluruh bagian tubuh. Akibatnya, tubuh akan mengalami kelelahan serta pusing di bagian kepala. Sel darah atau hemoglobin sangatlah penting dalam kesehatan kita, karena darah inilah yang nantinya akan menyebarkan oksigen dan zat makanan di berbagai organ tubuh manusia. Jika kekurangan darah, Anda bisa saja akan mengalami lesu, mudah lelah dan lemas yang merupakan tanda tanda anemia. Jika keadaan anda sudah seperti ini, maka anda perlu mengkonsumsi makanan penambah darah

Mengapa tubuh bisa mengalami kekurangan darah

Penyebab dari tubuh bisa mengalami kekurangan darah sendiri adalah kondisi umum dimana tubuh sedang kekurangan sel darah merah. Kondisi ini terjadi saat tubuh tidak memiliki sel darah merah (hemoglobin) yang cukup sehat. Sel darah merah yang sangat minim dalam tubuh bisa menyebabkan pemberian oksigen dan nutrisi ke sel sel tubuh menjadi terganggu. Hal demikian bisa saja mengakibatkan anda akan mengalami penyakit anemia, seperti kelelahan, sakit kepala, kulit pucat, tangan dan kaki terasa dingin, bahkan asma atau sesak napas.

Tubuh sangat lah membutuhkan yang namanya vitamin, mineral, dan nutrisi tertentu agar bisa memproduksi sel darah merah dalam jumlah yang cukup. Zat besi, vitamin B12, dan asam folat adalah tiga zat yang paling penting untuk memproduksi sel darah merah. Mirisnya, tidaklah semua orang mendapat nutrisi yang cukup, seperti:

Kurangnya asupan nutrisi tertentu. Bila Anda mengonsumsi makanan yang mengandung rendah zat besi, vitamin B-12, dan folat secara terus menerus, maka Anda berisiko mengalami penyakit anemia.

Turunan keluarga. Jika ada salah satu anggota keluarga mengalami penyakit anemia, bisa saja anda terkena penyakit yang akan diturunkan ini, seperti anemia sel sabit, potensi Anda untuk terkena penyakit yang satu inipun lebih tinggi.

Umur. Semakin bertambah umur anda, maka semakin pula anda akan beresiko terkena penyakit anemia. Jenis anemia yang paling sering dialami para kaum lansia adalah anemia karena kurangnya mengkonsumsi makanan yang mengandung B12 dan Asam folat.

Gangguan pada organ usus. Memiliki gangguan usus dapat memengaruhi penyerapan nutrisi di usus kecil (seperti penyakit Celiac dan penyakit Crohn) membuat anda juga akan berisiko  terkena anemia.

Efek samping operasi. Pernah melakukan operasi pengangkatan atau operasi yang berkaitan dengan organ sistem perncernaan seperti lambung dan usus yang akan memengaruhi penyerapan nutrisi sehingga bisa saja menimbulkan anda berisiko terkena kekurangan gizi dan anemia.

Datang bulan. Pada umumnya, perempuan yang belum mengalami menopause memiliki dampak yang lebih besar mengalami anemia kekurangan zat besi daripada kaum laki laku dan wanita yang sudah mengalami menipause. Itu karena menstruasi menyebabkan hilangnya sel darah merah.

Kehamilan. Jika sedang mengalami masa kehamilan, Anda lebih berisiko mengalami kekurangan darah kekurangan zat besi. Pasalnya selama masa hamil, kebutuhan zat besi Anda akan meningkatkan guna membantu peningkatan volume darah serta menjadi sumber hemoglobin bagi bayi ANda agar senantiasa tumbuh dan berkembang

Kondisi kronis. Jika Anda mempunyai riwayat penyakit kanker, ginjal atau gagal hati, atau kondisi kronis lainnya, Anda akan berisiko lebih tinggi mengalami anemia karena penyakit kronis.

Faktor-faktor lain. Riwayat infeksi tertentu, memiliki penyakit darah dan gangguan sistem kekebalan tubuh, pecandu alkohol (alkoholisme), paparan bahan kimia beracun, dan penggunaan beberapa obat tertentu juga dapat mempengaruhi produksi sel darah merah dan menyebabkan anemia.

Dampak yang di dapatkan terjadi akibat kekurangan sel darah merah

Kelelahan berat

Pada saat anda mengalami anemia yang sangat parah, hal ini akan membuat anda akan cepat mengalami kelelahan dan lesu. Ada mungkin terasa sangatlah begitu lelah sehingga Anda tidak dapat merampungkan tugas tugas harian bahkan anda mungkin merasa terlalu lelah hanya untuk sekdar main.

Masalah pada jantung

Anemia juga bisa membuat denyut jantung anda akan terasa lebih cepat dan tidak teratur yang biasa disebut dengan aritmia. Jantung anda harus memompa lebih banyak darah untuk mengganti kadar oksigen dalam darah ketika Anda mengalami anemia. Hal ini juga bisa menyebabkan gagal jantung kongestif.

Rentan terkena infeksi

Jika asupan pada sel darah merah milik Anda tidak bercukupan dengan amat baik. ANda akan lebih rentan mengalami infeksi. Hal ini terjadi karena sel darah merah akan mepengaruhi kinerja sistem imun dalam memerangi beragam macam virus dan bakteri penyebab penyakit

Gangguan pada kehamilan

JIka anda tengah megalami kekurangan sel darah merah selama masa kehamilan. Anda juga akan beresiko mengalami gangguan kehamilan dan perkembangan pada janin anda, seperti kelahiran prematur, berat badan bayi bukan pada normalnya biasanya rendah, dan lain sebagainya.

Kematian

Beberapa anemia yang menurun atau diwariskan, seperti anemia sel sabit, bisa akan serius dan menyebabkan komplikasi yang akan mengancam jiwa. Kehilangan banyak darah dengan cepa akan dapat menyebabkan anemia berat dan bisa berakibat fatal.

Mencegah anemia dengan mengkonsumsi makanan penambah darah

Anemia merupakan masalah kesehatan yang kerap dialami oleh banyak orang. MEski biasanya masalah kesehatan yang satu ini terjadi dalam tingkatan ringan dan dalam jangka waktu yang lumayan singkat, namun anemia jika tidak diobati sesegera mungkin bisa saja akan menjadi masalah yang sangat serius. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk melakukan pencegahan supaya masalah kesahatan yang satu ini tidak semakin serius. Salah satu cara agar anda dapat meningkatkan produksi sel darah merah guna mencegah kekurangan darag adalah dengan memperhatikan asupan makanan yang andamakan tentunya setiap hari.

Zat besi

Kekurangan zat besi dapat memicu anemia atau penyakit kekurangan darah. Maka, Anda dianjurkan memakan makanan yang kaya akan zat besi. Zat besi sendiri mempunyai dua bentuk yaitu zat besi heme dan juga zat besi non heme.

Zat besi heme dapat anda jumpai dalam makanan hewani seperti daging unggas, danging merah (bisa berupa daging sapi ataupun kambing), jeroan (hati dan ampela), ikan dan juga kerang kerangan. Sementara dalam zat besi non heme yang dapat anda temui dalam makanan nabati, seperti halnya sayuran yang berdaun hijau, biji bijian, kacang kacangan, serta buah buahan.

Zat tembaga

Zat tembaga adalah salah satu mineral yang dibutuhkan untuk dapat meningkatkan proses produksi sel darah merah. Makanan penambah darah yang banyak mengandung zat tembaga adalah seperti gandum yang masih utuh, kacang kacangan, daging unggas seperti daging ayam dan bebek, makanan laut seperti udang dan kepiting, buah ceri, dan bahkan cokelat adalah makanan yang mengandung zat tembaga.

Asam folat

Asam folat atau yang biasa disebut dengan vitamin B9 bisa membantu meningkatkan kadar sel darah merah yang ada dalam tubuh anda. Kekurangan asam folat berisiko dapat menimbulkan anemia. Makanan penambah darah yang mempunyai kandungan asam folat tinggi contohnya kacang polong, kacang merah, kacang hijau, serta sayuran hijau seperti bayam dan brokoli.

Vitamin B12

Jenis vitamin B kompleks bisa mampu meningkatkan kegunaan sumsum tulang yang akan membentuk sel darah merah. Maka dari itu, hal ini anda dapat menjadikan vitamin satu ini sebagai makanan penambah darah. Anda apat mendapatkan vitamin B12 melalui beragam jenis, seperti ati sapi, ikan, daging merah, telur, susu, dan produk olahannya, dan juga sereal. Vitamin B12 memanglah jarang dijumpai pada sayur atau buah buah, maka Anda yang menjalani pola makan vegetarian atau lebih suka mengkonsumsi sayuran lebih riskan mengalami kekurangan vitamin B12.

Vitamin B6

Mirip seperti vitamin B12, vitamin B6 juga bisa menolong pembentukan sel merah bagi Anda yang kurang darah atau anemia. Untuk meningkatkan kadar vitamin B6 dalam darah, cobalah untuk mengonsumsi nasi, gandum, sereal, dan kacang kacagnan. Daging hewan sapi, kambing, domba, dan ayam juga mempunyai banyak vitamin B6.

Makanan penambah darah

Agar tubuh tidak mengalami anemia atau kekurangan sel darah merah, biasakan untuk mulai memakan mkanan penambah darah.Beberapa makanan penambah darah yang sehat dan alami bisa kamu konsumsi adalah antara lain.

Daging

Daging merupakan makanan yang kaya akan zat besi sehingga bisa meningkatkan kadungan haemoglobin. Tidak hanya itu, daging juga mudah untuk dicerna pada sistem pencernaan usus sehingga pencernaan tetap lancar tanpa mengalami adanya masalah sumbatan. Tetapi sangat perlu diingat juga untuk tidak terlalu berlebihan mengkonsumsi makanan penambah darah yang satu ini dikarenakan dapat menimbulkan resiko terkena serangan jantung. Oleh karena itu dianjurkan untuk mengonsumsi daging yang rendah lemak serta menu menu diet yang seimbang.

Sayur sayuran

Sayur sayuran juga merupakan salah satu makanan yang bisa menambah kadar darah anda. Namun begitu, tidaklah semua sayuran yang bisa digunakan untuk menambah darah. Beberapa diantaranya yang dapat anda jadikan sebagai makanan penambah darah adalah kacang polong hijau, bayam, ubi, brokoli, kacang merah, lobak, dan sawi. Dari banyaknya sayruan yang bisa di konsumsi untuk penambah darah, ubi adalah sayuran alami yang sangat terbaik untuk menambah jumlah sel darah merah di dalam tubuh anda, hal tersebut dikarenakan ubi mempunyai kandungan zat besi sehingga bisa mengaktifkan sel darah merah serta meningkatkan oksigen dalam darah.

Sereal, havermut, dan roti

Sereal havermut, dan roti bisa memberikan dua puluh persen zat besi tubuh jika kamu konsumsi secara teratur setiap harinya. Gandum menjadikan tubuh anda akan terasa lebih sehat sehingga dirasa sangat baik untuk dijadikan menu dalam progam diet anda. Berbagai makanan dari olahan gandum yang memiliki banyak kandungan zat besi sehingga sangat baik dalam meminimalisir reseko terkena penyakit kurang darah atau anemia.

Kacang almond

Ada beragam macam jenis kacang yang dabat dikonsumsi sebagai makanan yang dapat menjadi penambah darah, kacang almond salah satu merupakan jenis kacang yang paling sangat di rekomendasikan. Mengonsumsi satu ons kacang alomnd secara giat setiap hari dapat memberikan enam persen zat besi bagi tubuh. Selain kandungannya, kacang almond juga terbilang lebih ekonomis dan mudah di dapatkan.

Buah buahan penambah darah

Selama ini, mungkin yang Anda hanya ketahui bahwa makanan daging dan sayuran hijau saja yang dapat membantu tubuh meningkatkan produksi sel darah merah. Tetapi, ternyata tak hanya kedua kelompok makanan itu saja yang bisa menolong menambah darah dan mencegah dari anemia. Buah buahan pun mengandung berbagai macam  nutrisi yang diperlukan yang nanti akan digunakan untuk memproduksi sel darah merah.

Jeruk

Jeruk
Via : Bibitbunga.com

Jeruk adalah salah satu buah yang mengandung asam folat yang tinggi. Hal ini menimbulkan jeruk bisa membantu menambah darah karena sam folat sendiri dapat membantu tubuh membuat sel darah merah yang baru. Dlam satu gelas minuman jeruk, mengandung asam folat sebesar 31,5 mcg, menurut USDA National Nutrition Database for Standard Reference. Fungsi lain dari buah yang satu ini adalah membantu penyerapan zat besi pada tubuh karena tinggi kadar vitamin C. Zat besi merupakan komponen sel darah merah yang membantu peningkatan oksigen.

Anggur

Anggur
Via : Tokopedia

Buah lain yang juga mengandung asam folat adlah anggur dengan 21 mcg asam folat per satu gelasnya. Tidak hanya itu saja, anggur ternyata juga mengandung vitamin A, dimana vitamin yang satu ini juga berberperan aktif dalam pembentukan sel darah merah. Walaupun bentuknya kecil, tapi buah ini sangatlah bermanfaat.

Wortel

wortel
Via : Bogor.net

Wortel adalah buah yang memiliki banyak vitamin A. Vitamin A dalam bentuk retinol mempunyai peranan dalam membantu tubuh memproduksi sel darah merah dan mengantarkan oksigen ke sel sel tubuh. Untuk dapat meningkatkan jumlah kadar sel darah merah dalam tubuh. Mungkin saran untuk memakan wortel minimal dua kali dalam seminggu adalah cara yang tepat untuk anda.

Stroberi

Stroberi
Via : Hallosehat.com

Buah yang satu ini adalah favorit banyak orang (terutama kaum wanita) yang satu ini ternyata juga bisa membantu menambah darah anda. Hal ini dikarenakan kandungan antioksidan yang tinggi yang terdapat dalam buah stroberi dapat membantu tubuh dalam meproduksi sel darah merah. Selain itu, antioksidan juga berguna untuk melindungi sel sel tubuh dari kerusakan akibat dari radikal bebas.

Kismis

Buah kering yang satu ini ternyata juga bisa membantu Anda menambah darah. Hal ini dikarenakan terdapat kandungan zat besi dalam kismis. Untuk 2/3 gelas kismis mempunyai kandungan zat besi sekitar 2 gram an. Anda pun bisa menikmati buah kering ini dengan beragam cara, seperti ditambah dalam sebuah kue, sereal, oatmeal, dan lainnya. Hal ini tentu saja dapat memudahkan Anda untuk mendapatkan sumber zat besi.

Semangka

Satu lagi buah yang juga memiliki kandungan zat besi adalah semangka. Bedanya, buah satu ini bisa anda makan dalam kondisi segar sekalipun. Tentunya sangat bisa membuat tubuh anda segar jika anda konsumsi di siang hari. Dalam satu potong semangka ukuran sedang bisa memberikan Anda zat besi sebanyak 1,5 gram. Disamping itu juga, semangka juga mengandung vitamin C. Di mana, vitamin C adalah vitamin yang sangat dibutuhkan untuk memudahkan tubuh dalam proses menyerap zat besi. Jadi, dalam sekali konsumsi, Anda bisa memperoleh kedua kegunaan ini.

Alpukat

Alpukat juga adalah buah yang bisa menambah darah, mengandung lemak tak jenuh ( lemak yang baik ) yang sangat diperlukan pada proses metabolisme yang terjadi di dalam tubuh. Alpukat tergolong juga dalam buah penambah darah sebab memiliki kandungan kalsium, zat besi, fosfor, vitamin A, B1 dan C, serta beberapa mineral penting. Serat tinggi juga yang terkandung dalam buah alpukat sangatlah baik untuk melancarkan sistem pencernaan.

Apel

Buah apel yang memiliki rasa yang sangat enak ini dilidah juga tergolong dalam salah satu buah penambah  darah. Bagi anda yang mengalami anemia, mengonsumsi buah apel secara rutin setiap hari sangatlah dianjurkan. Buah apel memiliki banyak kandungan gizi yang sangat baik untuk tubuh, di antaranya seperti vitamin A, B1, B2, B3, B4, B5, vitamin C, kalium, kalsium, fosfor, seng, magnesium, dan juga natrium. Buah apel juga sangat baik bila dikonsumsi karena untuk menjaga kesehatan jantung

Buah naga

Buah naga juga termasuk dalam golongan buah penambah darah karena mempunyai kandungan zat besi, vitamin B1, B2, B12, vitamin C, dan juga beberapa jenis mineral yang penting lainnya yang dibutuhkan tubuh. Buah naga memang dikenal mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan. Memanfaatkan buah naga untuk dijadikan sebagai obat penambah darah, akan lebih maksimal jika mengkonsumsi buah naga yang mempunyai warna daging merah. Dari warnanya tersebut sudah bisa diperkirakan jika buah naga bisa membentuk sel sel darah merah. Beragam macam penelitian ilmiah juga menunjukkan bahwasannya buah naga mempunyai kandungan antioksidan yang sangat baik bagi tubuh kita.

Mangga

Buah magga juga merupakan buah yang memiliki kandungan serat yang banyak. Selain enak saat dikonsumsi secara langsung, daging buah ini jika dimasak sangat baik untuk diolah menjadi jus. Kandungan yang ada di dakam buah mangga ini diantara lainnya adalah vitamin A, B1, B2, B6, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K, serta juga mengandung berbagai macam mineral penting seperti mangan, kalsium, magnesium, tembaga, seng, dan juga zat besi.

Jambu biji

Buah jambu biji kerap kali juga dijadikan bahan dalam pengolahan jus karena rasanya yang sangat disukai oleh semua kalangan. Ada beberapa varian jambu bijim ada yang daging buahnya memiliki warna merah dan juga ada yang bewarna putih. Jika ingin menggunakan jambu biji sebagai buah penambah darah, tidaklah salah memilih jambu biji yang mempunyai warna merah pada dagingnya. Walaupun semua jambu biji baik dan manjur untuk menambah darah, akan lebih maksimal hasilnya jika anda menggunakan jambu yang berdaging merah. Jambu biji mengandung vitamin A, vitamin B1, vitamin C serta zat besi yang sangat baik pada proses pembentukan hemoglobia sehingga mendukung proses pembentukan sel darah. Buah jambu biji juga mempunyai manfaat dalam meningkatkan kadar trombosit, itulah mengapa juga dianjurkan untuk mengkonsumsi jambu merah untuk orang yang sedang menderita demam berdarah.

Sayuran penambah darah

Kurang darah atau yang disebut anemia merupakan kondisi dimana kandungan sel darah milik seseorang sangatlah mengalami penurunan. Anemia bisa saja terjadi terutama kepada orang yang tengah kekurangan zat besi. Cara mengatasi kandungan zat besi yang tepat, sehat, dan alami adlah dengan mengkonsumsi beberapa buah buahan dan sayuran selaku makanan penambah darah. Jika tadi membahas tentang buah buahan penambah darah kali ini adalah sayuran yang bisa dijadikan makanan penambah darah. Berikut adalah beberapa rekomendasi sayuran penambah darah yang baik untuk dikonsumsi guna mengatasi masalah kekurangan darah.

Bayam

Bayam
Via : Tokopedia

Sayuran bayam merupakan jenis sayuran yang paling dianjurkan untuk dikonsumsi bagi kamu yang tengah menderita anemia. Sayuran bayam merupakan sumber makanan yang kaya akan zat besi sehingga sangatlah efektif menambah darah. Tak hanya mempunyai zat besi yang banuak, sayur bayam juga kaya akan vitamin A, protein, vitamin E, kalsium, dan juga serat. Untuk mendapatkan manfaat dan khasiat bayam sebagai sayuran yang akan menambah kadar darah merah anda caranya cukup mudah, kamu hanya perlu memasak sayur bayam atau juga bisa mengkonsumsi nya secara langsung memakan setelah dibersihkan tentunya. Kedua cara mengkonsumsi bayam tersebut sama sama akan memberikan manfaat, namun sebaiknya diolah, ditumis atau direbus.

Brokoli

Brokoli
Via : Blibli.com

Makanan penambah darah selanjutnya adlaah brokoli. Sayuran ini dapat membantu tubuh anda menyerap zat besi. Tidak hanya itu juga, untuk satu porsi dari brokoli menyediakan zat besi serta tinggi akan vitamin C, K dan folat. Sayuran ini juga dapat membantu mengurangi penyakit kanker.

Kacang kedelai

Kacang kedelai
Via : Tokopedia.com

Terdapat lebih dari 5 mg zat besi yang terkandung dalam kurang lebih 200 gram kacang kedelai. Tak sampai di situ, kacang kedelai juga mempunyai zat zat lainnya seperti mangan, tembaga, serat, protein, asam amino, dan ragam vitamin yang berguna lainnya.

Sawi

Sawi
Via : soonhuatseeds.com

Sayuran yang satu ini cukup mudah didapatkan dan sering dihidangkan pada menu sehari hari. Sawi mempunyai kandungan vitamin A, vitamin B, dan juga vitamin C yang berguna dalam proses meregenerasi hemoglobin. Sawi juga memiliki beberapa mineral penting yang dibutuhkan tubuh, diantara lainnya adlah kalium dan juga magnesium.

Kangkung

Sayuran penambah darah satu ini tentulah tidak asing ditelinga anda, hanya mungkin masih minim orang yang mengetahui manfaat yang begitu baik bagi tubuh anda, terutama dalam hal memproduksi darah. Kangkung yang terkadang diolah menjadi sayuran dengan ditumis ini kaya akan zat besi.

Daun katuk

Daun katuk mempunyai kandungan hampir tujuh persen protein serta juga sembilan belas persen serat kasar. Daun yang satu ini mengandung vitamin K, beta karoten (pro vitamin A), vitamin B, C, serta zat mineral penting lainnya seperti zat besi, kalium, fosfor, dan juga magnesium.

Vitamin penambah darah

Selain mengkonsumsi beberapa makanan penambah darah anda juga bisa membeli beberapa vitamin yang juga bisa membantu anda dalam hal mempercepat produksi sel darah merah anda. Berikut ini adlaah vitamin penambah darah yang dibutuhkan tubuh agar terhindar dari penyakit anemia.

Vitamin A

Vitamin A berguna untuk meningkatkan kadar jumlah sel darah merah, membantu zat besi yang akan masuk ke dalam hemoglobin dalam proses mengangkut zat oksigen.

Vitamin B kompleks

Vitamin yang satu ini berperan penting dalam hal produksi maupun fungsi sel darah merah.

Vitamin B12

Vitamin B12 sangatlah dibutuhkan pada proses pembentukan sintetis DNA serta produksi sel sel darah merah.

Vitamin C

Sumber makanan yang banyak mangandung vitamin C biasanya memiliki kandungan antioksidan sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap berbagai jenis macam penyakit yang akan masuk ke dalam tubuh.

Asam folat

Asam folat sangatlah diperlukan dalam hal memproduksi sel sel adrah merah baru. Deifesiensi asam folat dapat memperburu kondisi anemia anda.

Zat besi

Zat yang satu ini memiliki arti penting dalam meningkatkan oksigen dan memastikan seluruh anggota tubuh sudah terkontaminasi oksigen, itulah alasan mengapa zat besi sangatlah diperlukan bagi penderita anemia