Inilah Jadwal Sholat Lima Waktu

Inilah Jadwal Sholat Lima Waktu

Sholat
Courtesy of Pinterest

Jadwal Sholat – Bagi masyarakat muslim di seluruh dunia, sholat merupakan ibadah wajib. Hal ini sebagaimana yang tercantum dalam ayat 103 surat keempat (An Nisa) kitab suci Al Quran yang menjelaskan bahwa sholat merupakan ibadah fadhu atau wajib bagi orang-orang beriman. Kaum muslim yang dikenakan kewajiban untuk menjalankan sholat adalah laki-laki dan perempuan yang telah menginjak usia dewasa atau telah pubertas. Berdasarkan ayat itu pula, jadwal sholat yang harus dilaksanakan pun telah ditentukan waktu pelaksanaannya.

Dari ayat Al Quran tersebut, dapat disimpulkan pula bahwa ibadah sholat harus dilaksanakan sesuai dengan jadwal sholat yang telah ditentukan. Ibadah yang merupakan salah satu dari rukun Islam ini terdiri dari 5 waktu pelaksanaan sehingga kemudian disebut dengan sholat lima waktu. Sholat lima waktu tersebut terdiri dari Isya’, Subuh, Luhur/Zuhur/Dhuhur, Ashar, dan Maghrib. Kelima huruf awal dari nama sholat tersebut membentuk kata “Islam”.

Penentuan Waktu Sholat

Penentuan waktu sholat
Courtesy of Pinterest

Jadwal sholat yang pertama turun saat Rasulullah menjalankan Isra’ Mi’raj ini berbeda antar satu tempat dengan tempat lainnya. Setiap harinya, penetapan waktunya juga berbeda-beda dimana hari sebelumnya dengan hari berikutnya berselang beberapa detik. Perbedaan waktu ini dipengaruhi oleh peredaran semu matahari dilihat dari bumi. Sehingga, untuk menentukan jadwal sholat 5 waktu, para ahli perlu mengetahui waktu / tanggal, ketinggian, dan letak geografis.

Salah satu ketentuan mengenai waktu sholat adalah berdasarkan hadits riwayat (HR) Muslim nomor 1388 yang menyebutkan bahwa waktu untuk shalat fajar adalah selama matahari belum menerbitkan sisinya yang paling awal, sedangkan waktu shalat dzuhur adalah selama matahari telah tergelincir dari perut langir atau bagian tengah hingga sebelum datang waktu ashar. Dalam hadits tersebut menambahkan pula bahwa waktu untuk shalat ashar adalah selama matahari belum menguning dan tenggelam pada sisinya yang awal. Lebih jauh lagi, waktu shalat maghrib adalah saat matahari telah tenggelam dan belum jatuh syafaq 1, sedangkan shalat Isya’ adalah sampai tengah malam. Sementara itu, waktu shalat Isya dari hadith riwayat Abu Dawud mengatakan bahwa dalam sabda Rasulullah SAW, beliau melaksanakan shalat Isya bersama malaikat Jibril saat berlalu sepertiga malam.

Penentuan parameter untuk kota Jakarta pusat yang menjadi ibukota dari Indonesia adalah 6 ͦ 10ˈ LS 106  49ˈ BT dengan arah 295.15 ͦ ke Mekah serta jarak 7917.654 km ke Mekah. Sementara itu,berdasarkan ilmu fiqh, masing-masing jadwal sholat ditentukan dengan kriteria tertentu. Sebagai contoh, waktu sholat shubuh ditentukan berdasarkan 20.0 derajat kemiringan matahari.

Sementara itu, penentuan waktu Ashar berdasarkan perbandingan bayangan 1. Untuk waktu Isya’, jadwal sholat ditentukan berdasarkan 18.0 derajat kemiringan matahari. Sementara itu, untuk jadwal sholat lainnya, ada selang 2 menit waktu ihtiyati (pengaman) antara satu tempat dengan tempat lainnya. Sebagaimana adzan yang ditampilkan di televisi, waktu sholat juga terus menjalar mengelilingi dunia.

Dibandingkan perhitungan para ahli saat ini yang lebih praktis dan mudah dalam menentukan jadwal sholat, para kaum muslimin pada zaman dahulu menggunakan ilmu hisab atau ilmu astronomi. Tanpa bantuan teknologi modern seperti saat ini, para muslimin kuno melihat dan mengamati matahari serta gejala alam yang mengikuti. Sehingga, diciptakanlah jam matahari yang dilengkapi dengan tongkat istiwa yang mengukur bayangan matahari.

Istilah Penting dalam Penentuan Jadwal Sholat

Sebelum Anda menilik lebih jauh mengenai jadwal sholat dari Isya’ sampai Maghrib, Anda perlu mengetahui beberapa istilah berikut ini agar lebih mudah memahami jadwal sholat yang akan dijelaskan nanti. Beberapa istilah tersebut antara lain sebagai berikut.

Fajar Shaddiq

Fajar shaddiq adalah cahaya putih yang menyebar secara horizontal di ufuk timur sebelum matahari terbit. Fajar shaddiq menandai dimulainya waktu subuh sekaligus berakhirnya waktu Isya’.

Syuruq

Syuruq adalah terbitnya matahari dari timur yang menunjukkan waktu berakhirnya jadwal sholat Shubuh. Waktu syuruq dapat diketahui dengan menggunakan almanak astronomi atau perhitungan dengan algoritma.

Istiwa’ atau zawaal

Istiwa’ yang disebut juga dengan zawaal dalam bahasa Indonesia disebut dengan ‘tengah hari’ atau dalam bahasa Inggris disebut dengan ‘midday’ atau ‘noon’. Waktu ini ditandai oleh posisi matahari di titik tertinggi. Berdasarkan ajaran Islam, pada saat istiwa’, seorang muslim tidak boleh mengerjakan sholat wajib maupun sholat sunnah karena hukumnya adalah haram.

Secara awam, Anda dapat mengetahui waktu zawaal dengan cara berdiri di tempat yang terkena sinar matahari langsung pada siang hari. Zawaal dianggap sedang berlangsung apabila tidak ada pengurangan bayangan. Kemudian, apabila bayangan Anda di sisi barat hilang atau tidak ada dan terlihat bayangan di sisi timur, maka saat itulah matahari telah condong dan Anda boleh melaksanakan sholat dzuhur. Anda juga bisa melihatnya menggunakan tongkat atau ranting. Tata cara ini tercantum dalam berbagai riwayat hadish seperti Al Ma’unah, At-Tahdzib lil Baghawi, dan sebagainya.

Syafaq

Istilah syafaq merujuk pada cahaya yang menandai berakhirnya waktu magrib sekaligus masuknya waktu Isya’. Waktu syafaq adalah waktu dimana cahaya di langit barat mulai hilang karena saat itu matahari telah terbenam. Dalam bahasa Inggris syafaq disebut juga dengan istilah twilight. Secara harfiah, istilah ini bisa berarti cahaya diantara dua dimana dua adalah siang dan malam.

Terkait maksud cahaya itu sendiri ada banyak pandangan berbeda. Menurut sebagian besar tokoh muslim seperti Umar ibnul Khaththab, Ali bin Abi Thalib, Abu Yusuf, dan lainnya, syafaq adalah cahaya berwarna kemerahan pada langit. Sementara itu, tokoh lain seperti ABU Hanifah, Zufar, dan Al Muzani memandang syafaq sebagai cahaya putih. Dari kedua pandangan itu, pandangan pertama lah yang lebih kuat dan dianut sebagian besar muslim. Hal ini sebagaimana keterangan ahli bahasa Arab yang menyebut dalam syairnya bahwa menurut orang Arab, syafaq adalah humrah, yaitu warna kemerahan pada langit.

Menurut ilmu astronomis, ada 3 definisi syafaq atau twilight, yaitu 1.) Twilight sipil, dimana matahari saat itu berada 6 ͦ di bawah horizon, 2.) Twilight nautikal, adalah saat matahari berada pada 12 ͦ di bawah horizon, 3.) twilight astronomis, yaitu saat matahari berada pada 18 ͦ di bawah horizon. Namun, menurut pakar astronomis twilight astronomis yang menandai bergantinya waktu menuju malam hanyalah digunakan sebagai keperluan praktis saja.

Fajar Kadzib 

Apabila fajar shaddiq merupakan cahaya yang menyebar secara horizontal di cakrawala timur, maka fajar kadzib adalah cahaya yang menyebar secara vertikal di ufuk timur. Jadi, fajar kadzib terjadi lebih dulu baru kemudian diikuti fajar shaddiq.

Penentuan sudut syafaq dan fajar shaddiq yang kemudian digunakan untuk mengatur jadwal sholat bervariasi bagi satu organisasi dengan organisasi lainnya. Hal ini dikarenakan perbedaan fungsi letak lintang serta musim yang berbeda pada satu tempat dengan tempat lainnya. Karena hal ini, ada yang menentukan waktu fajar shaddiq dengan twilight astronomis dimana saat itu matahari pada 18 ͦ di bawah horizon, serta ada pula yang menentukan saat matahari berada pada 17 ͦ ,19 ͦ , 20 ͦ , hingga 21 ͦ . Selain itu, ada pula yang menggunakan penambahan waktu seperti 90 menit hingga 60 menit.

Jadwal Sholat Isya’

Sholat isya'
Courtesy of Pinterest

Sholat Isya’ merupakan sholat yang dilaksanakan pada malam hari, beberapa saat setelah sholat maghrib. Sholat Isya’ mulai bisa dilakukan saat syafaq di langit bagian barat telah hilang. Waktu terakhir seseorang dapat melakukan sholat Isya’ adalah sebelum terbitnya fajar shaddiq pada pagi hari berikutnya. Sementar itu, berdasarkan Imam Syiah, Anda boleh mengerjakan sholat isya’ setelah mengerjakan sholat maghrib. Berikut jadwal sholat Isya’ bagi Anda yang tinggal di kawasan ibukota Jakarta.

Beberapa riwayat seperti HR. At-Tirmidzi no 167, yang secara marfu’ menerangkan bahwa sholat Isya’ bisa dilaksanakan sampai sepertiga atau pertengahan malam jika hal tersebut tidak memberatkan umat muslim.

Jadwal sholat Isya’ untuk wilayah Jakarta pusat adalah pukul 19.00 WIB. Jadwal ini akan semakin mundur satu detik untuk setiap dua atau tiga harinya. Sebagai contoh, apabila saat ini waktu sholat isya’ adalah 19.05 WIB, maka satu atau dua hari berikutnya waktu Isya’ ditentukan pada pukul 19.06 WIB. Apabila Anda tinggal di kawasan timur Jakarta namun masih dalam kawasan WIB, jadwal sholat berselang beberapa menit lebih cepat. Sementara itu, apabila Anda tinggal di kawasan barat Jakarta, waktu sholat Isya’ beberapa menit setelah jadwal standar Jakarta ini.

Jadwal Sholat Subuh

Sholat subuh
Courtesy of Pinterest

Sholat Subuh merupakan sholat yang terdiri dari 2 rakaat. Pelaksanaan dari jadwal sholat shubuh yang telah ditentukan adalah mulai dari waktu dimana fajar shaddiq. Fajar shaddiq ditandai dengan adanya sinar putih melintang di ufuk timur. Sementara itu, berakhirnya waktu pelaksanaan sholat Shubuh ditandai dengan matahari terbit (syuruq).

Jadwal sholat Shubuh untuk wilayah Jakarta adalah pukul 04.05 WIB. Berbeda dengan waktu Isya’ yang maju beberapa detik, waktu pelaksanaan sholat Shubuh menjadi lebih awal beberapa detik. Sebagai contoh, apabila jadwal ibadah Shubuh pada hari sebelumnya adalah 04.06 WIB maka sholat Shubuh hari ini dijadwalkan pukul 04.05 WIB.

Jadwal Sholat Dzuhur

Sholat Dzuhur
Courtesy of Pinterest

Dzuhur merupakan ibadah sholat 4 rakaat. Jadwal sholat dzuhur ditentukan setelah waktu zawaal karena saat zawaal kaum muslim haram untuk melakukan sholat. Lebih spesifiknya, waktu dzuhur ditentukan saat matahari condong berada derajat ke arah barat. Menurut ilmu astronomis, waktu dzuhur dimulai pada saat tepi piringan matahari telah di luar garis zenith. Garis zenith sendiri merupakan garis yang menghubungkan pengamat dengan titik istiwa’ atau titik saat matahari di titik tertinggi. Dapat disimpulkan bahwa sesuai faktor keamanan, waktu untuk melaksanakan sholat dzuhur adalah 5 menit setelah istiwa’ dimana sebenarnya secara teoretis masuk waktu zuhur adalah 2,5 menit.

Jadwal sholat dhuhur untuk wilayah Jakarta pusat adalah sekitar pukul 11.39 WIB. Waktu ini mundur satu detik setiap empat atau tiga hari berikutnya. Sebagai contoh, apabila pada hari ini jadwal dzhuhur berada pada pukul 11.40 WIB, maka empat hari berikutnya waktu dzuhur adalah pada pukul 11.41 WIB. Waktu dzuhur tersebut dianggap berakhir saat memasuki waktu ashar atau saat bayangan seseorang tingginya sama dengan orang tersebut. Keterangan ini berdasarkan HR. Muslim nomor 1387.

Jadwal Sholat Ashar

Sholat ashar
Courtesy of Pinterest

Jumlah rakaat pada sholat Ashar sama dengan jumlah rakaat pada shalat Isya’ dan Dzuhur, yaitu 4 rakaat. Waktu yang menandai jadwal sholat Ashar dimulai saat panjang bayang-bayang benda terhadap sinar matahari melebihi panjang benda itu sendiri. Ketentuan ini dianut oleh mazhab Syafi’I, Maliki dan Hambali. Sementara itu, menurut mazhab Imam hanafi, waktu Ashar dimulai saat bayang-bayang benda berukuran dua kali lebih panjang dari panjang benda itu sendiri. Ini jika penentuan dilakukan menggunakan menggunakan teknik muslim tempo dulu.

Saat ini para ahli telah menggunakan teknik algoritma trigonometri tiga dimensi untuk menentukan waktu shalat. Teknik tersebut diaplikasikan pada peredaran semu matahari. Teknologi serta ilmu yang lebih modern ini memudahkan kaum muslim dalam menentukan jadwal sholat Ashar hingga beberapa hari ke depan, bahkan hingga 30 hari berikutnya.

Jadwal sholat Ashar biasanya diatas atau dibawah jam 15.00 WIB. Waktu ini bertambah satu detik pada dua hari berikutnya. Jadi, apabila hari ini waktu ashar dijadwalkan pukul 15.03 WIB, maka pada dua hari berikutnya waktu ashar adalah 15.04 WIB. Waktu Ashar berakhir saat

Jadwal Sholat Maghrib

Sholat maghrib
Courtesy of Pinterest

Sholat maghrib merupakan sholat 3 rakaat. Secara sederhana, shalat maghrib diawali setelah terbenamnya matahari serta berakhir saat memasuki waktu sholat Isya’. Jadwal sholat maghrib untuk wilayah Jakarta adalah sekitar pukul 17.52 WIB. Waktu ini bertambah beberapa detik selang beberapa hari ke depan. Jadi, apabila sholat maghrib hari ini dijadwalkan pukul 17.53 WIB, maka sholat maghrib dua atau tiga hari ke depan adalah pukul 17.54 atau 17.55 WIB.

Jadwal sholat maghrib untuk wilayah atau kota di sebelah timur Jakarta umumnya lebih dulu beberapa menit sementara untuk kota di bagian barat seperti Bandung, Lampung, Palembang, dan sebagainya, waktu maghrib adalah beberapa menit setelah adzan berkumandang di kota Jakarta. Sementara itu, hadith yang menerangkan waktu pelaksanaan sholat maghrib adalah HR. Abu Dawud dari Ibnu Abbas RA yang mendengar Rasulullah berkata bahwa Jibril mengimami beliau shalat maghrib saat orang-orang sedang berbuka puasa.

Selain mengetahui jadwal sholat lima waktu dengan baik, Anda juga perlu tahu amalan yang baik terkait pelaksanaan ibadah sholat sekaligus amalan yang tidak diperkenankan dalam menjalankan ibadah sholat lima waktu. Salah satu amalan yang diperkenankan atau disenangi adalah menyegerakan sholat Isya’ atau mengakhirkan sholat Isya’ pada sepertiga malam sebagaimana HR. Bukhari nomor 569 dan Muslim nomor 1441.

Amalan yang juga disunnahkan adalah menunggu waktu Isya’ agar bisa melaksanakannya secara berjamaah. Sementara itu, salah satu hal yang tidak diperkenankan adalah tidur sebelum Isya’ atau berbincang-bincang setelahnya, terlebih apabila yang diperbincangkan setelah sholat Isya’ adalah hal yang makruh. Apabila yang diperbincangkan adalah suatu urusan penting kaum muslim seperti Ibnu Abbas yang berbincang karena ingin melihat cara sholat Rasulullah. Selain itu, menamakan sholat Isya’ dengan ‘Atamah juga tidak diperkenankan karena ‘atamah merujuk pada pemerahan unta di malam saat sholat Isya’ seharusnya dilaksanakan.

Demikian beberapa hal yang bisa Anda pahami lebih mendalam seputar jadwal sholat bagi kaum muslim. Karena banyak orang awam yang belum tentu bisa melakukan pengamatan dan perhitungan sendiri ketika ingin mengetahui masuknya waktu sholat, maka akan lebih baik untuk mengikuti pengumuman jadwal untuk menjalankan shalat atau dari kumandang adzan.