Mengetahui Lebih Jauh Tentang Apa Itu Etiologi Campak

Mengetahui Lebih Jauh Tentang Apa Itu Etiologi Campak

Etiologi Campak – Pastinya sebagian besar orang tua tidak menginginkan hal buruk terjadi kepada anaknya kan. Salah satu nya adalah penyakit tropis campak ini. Dari hasil laporan surveilans penyakit campak, penyakit campak ini bisa dibilang sangat mengganggu karena terdapat rasa gatal dan disertai dengan bintik – bintik berwarna hitam atau merah kecil yang sangat menyiksa tubuh si anak. Selain itu, telah dikabarkan terdapat 30 Juta kasus penyakit campak yang telah dilaporkan di setiap tahunnya. Salah satunya adalah negara yang paling sering terkena insiden campak ini adalah negara Afrika. Pada umumnya penyakit yang biasa disebut campak ini sering terjadi pada masa anak – anak dan kemudian menyebabkan kekebalan tubuh seumur hidup. Penyebab atau faktor risiko kejadian campak ini adalah dikarenakan oleh beberapa macam virus yang bernama measles virus (MV), Genus Virus Morbili, dan Famili Paramyxoviridae.

Ketiga virus tersebut tidak akan aktif jika terkena sengatan panas matahari, ether , pH asam, dan trypsin serta virus – virus tersebut hanya akan bertahan kurang dari kurun waktu 2 jam saat di udara terbuka. Penyakit yang bernama virus campak ini juga bisa menular melewati droplet, menempel dan akan berkembang biak pada epitel nasofaring. Penyebab virus ini dapat dilihat dari patogenesis campak, patofisiologi campak, dan komplikasi campak yang pada umumnya bisa menular dikarenakan virus campak ini dapat masuk melewati saluran pernafasan terutama yang terdapat pada bagian atas, dan kemungkinan juga bisa masuk melewati kelenjar air mata. Oleh karena itu, para orang tua harus lebih memperhatikan anak mereka agar tidak sampai terkena dan tertular penyakit campak ini. Dan di bawah ini adalah pengenalan lebih lanjut mengenai penyakit campak dan cara mengatasinya.

Penyakit Campak

Penyakit Campak
Sumber freepik

Seperti yang telah dijelaskan pada bagian paling atas artikel ini. Penyakit campak merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh beberapa virus yang bernama measles virus (MV), Genus Virus Morbili, dan Famili Paramyxoviridae. Virus – virus tersebut nantinya akan masuk ke dalam tubuh melalui saluran pernafasan dan juga bisa melalui kelenjar air mata. Virus – virus tersebut juga tidak akan aktif ketika terkena sengatan panas matahari, ether , pH asam, dan trypsin serta virus – virus tersebut hanya akan bertahan kurang dari kurun waktu 2 jam saat di udara terbuka. Virus campak ini paling sering muncul pada anak kecil. namun, keuntungan setelah terkena virus campak ini adalah meningkatnya kekebalan tubuh yang akan berlangsung seumur hidup. Penularan virus campak ini dapat menular melalui  droplet, menempel dan akhirnya akan berkembang biak pada bagian epitel nasofaring.

Apa Itu Campak?

Apa Itu Campak
Sumber freepik

Apa itu campak? pertanyaan ini mungkin telah dijawab oleh beberapa kalimat yang terdapat bagian atas artikel. Dan disini saya hanya akan memperjelas saja apa itu campak. Karena pada bagian atas artikel sudah tercampur dengan berbagai macam kalimat yang tidak berhubungan dengan pengertian mengenai apa itu campak. Oleh karena itu, disini saya akan memperjelas lagi tentang apa itu campak. Campak merupakan sebuah penyakit yang telah disebabkan oleh beberapa virus yang bernama measles virus (MV), Genus Virus Morbili, dan Famili Paramyxoviridae. Yang selanjutnya akan menimbulkan bintik – bintik kecil pada tubuh si penderita. Penyakit Campak ini biasanya akan langsung menyebar ke semua sistem retikuloendotelial dan menyusul viremia kedua setelah 5 sampai 7 hari dari infeksi awal sang penderita.

Apakah Campak Menular?

Apakah Campak Menular? kalimat ini mungkin telah menjadi banyak perbincangan pada sebagian besar masyarakat. Khususnya di negara indonesia ini. Dan juga, hal ini lah yang banyak membuat masyarakat resah dan bertanya – tanya apakah benar penyakit campak itu bisa menular? Hal – hal tersebut juga telah dijelaskan pada bagian atas artikel ini. Mengenai apakah campak menular dan bagaimana cara campak itu bisa menular dan masuk ke dalam tubuh si korban. Dan disini saya juga akan memperjelas lagi mengenai apakah campak itu menular. Seperti yang telah dijelaskan diatas, Campak adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang dapat menular melalui saluran pernafasan terutama yang terdapat pada bagian atas, dan kemungkinan juga bisa masuk melewati kelenjar air mata. Dan untuk itu, diharapkan kepada para orang tua untuk lebih menjaga anaknya agar tidak tertular atau pun terkena virus campak ini.

Penularan Campak

Seperti pada kalimat yang telah dijelaskan sebelum – sebelumnya. Penularan campak bisa melalui saluran pernafasan terutama yang terdapat pada bagian atas, dan kemungkinan juga bisa masuk melewati kelenjar air mata. Virus campak ini juga biasanya atau paling sering menular melalui orang ke orang yang disebabkan oleh percikan ludah maupun transmisi melalui udara (transmisi melalui udara ini akan bekerja ketika penderita campak meninggalkan ruangan yang masih berkisar 2 jam an). Virus campak ini juga memiliki waktu penularan, yaitu 4 hari sebelum dan 4 hari setelah terjadinya ruam. Dan penularan maksimumnya untuk virus campak ini berkisar 3 sampai 4 hari setelah terjadinya ruam.

Gejala Campak

Gejala Campak
Sumber freepik

Setelah kita telah membahas tentang penularan campak. Namun, sekarang kita akan melanjutkan pembahasan mengenai Gejala Campak. Dan mungkin sebagian dari masyarakat ada yang belum tahu mengenai gejala – gejala awal yang menyebabkan penyakit campak. Dan untuk itulah disini saya akan memberikan seputar informasi mengenai gejala campak. Gejala awal yang ditunjukkan pada hari pertama sampai hari ke tiga adalah Demam tinggi, Anak mengalami sakit batuk dan pilek, mengalami mata merah dan sakit jika terkena cahaya, atau mungkin disertai dengan muntah serta diare. Gejala yang ditunjukkan pada hari ke tiga sampai ke empat adalah timbulnya ruam (bercak – bercak merah disekitar kulit si korban) di awali dari wajah dibelakang telinga setelah itu menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh, mengalami pembengkakan mata yang disertai dengan cairan berwarna kuning kental. Setelah itu, Gejala yang ditunjukkan pada hari ke empat sampai ke enam adalah Ruam – ruam tersebut akan berubah warna menjadi kehitam – hitaman dan mulai kering, Dan selanjutnya akan terkelupas sendiri secara berangsur – angsur, Setelah itu kulit akan kembali seperti semula tanpa menimbulkan bekas, dan Akhirnya ruam pun hilang sesuai dengan urutan timbulnya.

Catatan :

Jika timbul ruam ketika saat demam turun dan disertai dengan penyebaran yang tidak khas dengan gejala awal mula campak dan penderita masih berumur < 2 tahun. Maka hal tersebut bukan merupakan penyakit campak melainkan Eksantema Subitum / Roseola Infantum atau nama lainnya adalah infeksi virus Herpes tipe 6 dan 7).

Gejala Campak Pada Bayi

Gejala campak pada bayi adalah dari timbulnya si bayi mulai mengalami Demam, setelah itu dilanjut dengan sakit batuk, dan disertai dengan sakit pilek dan hidung meler, setelah itu, adanya tanda – tanda mata merah dan berair pada bayi, Nafsu makan bayi jadi turun, Si bayi mengalami muntah disertai dengan diare, Tubuh bayi mulai lemah, Timbulnya bintik kecil atau bercak – bercak merah pada kulit si bayi, Dan dilanjut dengan Munculnya ruam campak, dan akhirnya ruam yang dihasilkan oleh virus campak pun menjadi gatal dan sangat mengganggu sekali bagi si bayi.

Gejala Campak Pada Anak

Seperti yang telah dijelaskan pada kalimat bagian atas, Gejala campak pada anak ini juga dimulai dari Gejala awal yang akan ditunjukkan pada hari pertama sampai hari ke tiga adalah Demam tinggi, lalu Anak mengalami sakit batuk dan pilek, disertai dengan mata merah dan sakit jika terkena cahaya, atau mungkin disertai dengan muntah serta diare. Setelah itu, Gejala kedua yang ditunjukkan pada hari ketiga sampai keempat adalah timbulnya semacam ruam (bercak – bercak merah disekitar kulit si korban) yang di awali dari wajah dibelakang telinga setelah itu menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh, lalu mengalami pembengkakan mata yang disertai dengan cairan berwarna kuning kental. Setelah itu, Gejala ketiga yang ditunjukkan pada hari keempat sampai keenam adalah kemunculan dari Ruam – ruam tersebut lama kelamaan akan berubah warna menjadi kehitam – hitaman dan mulai mengering, Dan selanjutnya akan terkelupas sendiri secara bertahap, Dan kemudian kulit si korban virus campak akan kembali seperti semula tanpa menimbulkan bekas campak, dan Akhirnya ruam pun hilang sesuai dengan urutan timbulnya.

Ciri Ciri Campak

Ciri Ciri Campak
Sumber freepik

Ciri – ciri campak yang ditunjukkan pada si anak atau pun si bayi ini mungkin hampir sama dengan gejala – gejala awal dimulainya penyakit campak. Seperti yang telah ditunjukkan pada beberapa kalimat di atas itu. Dan pada umumnya munculnya gejala campak ini dimulai dalam kurun waktu 45 hari dari paparan virus. Dan berikut ini adalah ciri – ciri atau kriteria klb campak yang ditimbulkan dari beberapa virus campak berikut ini.

  • Demam
  • Mata merah
  • Batuk, pilek, dan disertai dengan sakit tenggorokan
  • Nyeri pada bagian otot
  • Munculnya ruam – ruam berwarna merah pada kulit
  • Sensitivitas atau tidak tahan ketika terkena cahaya
  • Adanya bintik – bintik putih yang terdapat di dalam mulut

Campak Pada Bayi

Seperti sebelum – sebelumnya campak pada bayi dimulai dari munculnya Demam, yang dilanjutkan dengan batuk, dan dilanjutkan dengan pilek, setelah itu, muncul adanya tanda – tanda mata merah dan berair pada si bayi, selanjutnya, Nafsu makan si bayipun menjadi turun, Dan si bayi mengalami muntah – muntah yang dilanjutkan dengan diare, Dilanjut dengan melemahnya tubuh si bayi, dan kemudian munculnya bintik – bintik berukuran kecil atau bercak – bercak berwarna merah yang terlihat pada kulit si bayi, Dan dilanjut dengan kemunculan ruam campak, dan akhirnya ruam – ruam yang dihasilkan oleh virus campak itu pun terasa gatal dan sangat mengganggu untuk si bayi.

Campak Pada Anak

Campak pada anak juga telah dijelaskan pada artikel di bagian atas. Dan dibagian ini saya hanya memperjelas saja dan tidak bermaksud untuk mengulang kata – kata yang telah dijelaskan diatas tadi. Dan untuk itu kita mulai saja penjelasan dari campak pada anak. Munculnya campak pada anak adalah karena dimulainya dari tanda – tanda Demam, Mata merah dan berair, yang dilanjut dengan Batuk, pilek, dan disertai dengan sakit tenggorokan, Setelah itu teruskan dengan munculnya bintik – bintik berwarna merah pada kulit, yang disertai dengan Sensitivitas atau tidak tahan ketika terkena cahaya atau sinar matahari, dan ciri – ciri terakhir yang ditunjukkan jika terkena virus campak adalah Adanya bintik – bintik putih yang terdapat di dalam mulut. Dan semua gejala – gejala ini akan ditunjukkan dalam kurun waktu 45 hari setelah terkena virus campak.

Sakit Campak

Sakit Campak
Sumber freepik

Sakit campak adalah hal yang sangat mengganggu dan sakit campak ini sering menjangkit para anak kecil maupun balita karena itulah para orang tua diharapkan untuk lebih memperhatikan kekebalan tubuh si anak dengan memberikan makanan yang bergizi dan melarangnya untuk bermain di semabarang tempat yang terdapat berbagai virus – virus mematikan yang dapat merenggut nyawa si anak atau pun si bayi. Dan untuk itulah dibutuhkan untuk cara pencegahannya seperti pencegahan morbili atau pencegahan dari virus campak. Dan kali ini saya akan memberikan beberapa informasi mengenai cara pencegahan dari penyakit campak ini. Cara pencegahan pertama dari penyakit campak ini adalah dengan melakukan imunisasi secara bertahap. Imunisasi ini juga tidak hanya melindungi anak atau bayi anda dari serangan virus campak saja. Namun, dengan melakukan imunisasi anak atau bayi anda juga akan terhindar dari berbagai penyakit yang berbahaya. Cara yang kedua adalah dengan memberikan Vaksin MMR. Vaksin MMR ini dapat diterima ketika usia anak – anak mencapai 12 bulan dan vaksin lanjutannya akan diberikan pada usia 4 dan 6 tahun. Vaksin MMR ini juga dapat melindungi anda dan anak – anak anda dari penyakit campak, gondok, dan penyakit rubella.

Ciri Ciri Sakit Campak

Ciri Ciri Sakit Campak
Sumber freepik

Ciri – ciri sakit campak ini dapat dilihat dari gejala awal timbulnya campak yang menunjukkan dari demam pada anak yang dilanjutkan dengan sakit batuk, pilek, dan dilanjut dengan sakit tenggorokan pada anak dan disertai dengan mata yang berwarna merah serta berair dan munculnya ruam yang bisa bertahan hingga satu minggu dan umumnya akan muncul dalam tiga sampai lima hari setelah terkena paparan virus. Ruam yang disebabkan oleh virus campak ini biasanya akan muncul dan menjalar melalui kepala, leher, dan secara perlahan akan menyebar ke seluruh tubuh. Dan ciri – ciri lain yang ditunjukkan pada ruam sakit campak ini adalah adanya bintik – bintik berwarna merah pada kulit, dan dilanjutkan dengan kulit yang terasa gatal. Ciri khas lain dari ciri – ciri sakit campak ini adalah adanya bintik – bintik putih di mulut, dan sensitivitas terhadap cahaya atau sengatan sinar matahari.

Sakit Campak Pada Bayi

  • Demam
  • Batuk
  • Pilek
  • Mata Berwarna Merah dan Berair
  • Nafsu Makan si Bayi menjadi Turun
  • Si Bayi Sering Mengalami Muntah – Muntah Yang Dilanjutkan Dengan Diare
  • Melemahnya Tubuh Si Bayi
  • Munculnya Bintik – Bintik Kecil Berwarna Merah Yang Terlihat Pada Kulit Si Bayi
  • Munculnya Ruam Campak

Sakit Campak Pada Anak

Gejala atau Sakit campak pada anak biasanya akan timbul dalam waktu 45 hari setelah terkena paparan virus campak. Beberapa gejala yang ditunjukkan pada virus campak yang menyerang anak ini adalah.

  • Sering Batuk
  • Pilek dan hidung meler
  • Nyeri pada bagian otot
  • Sakit pada bagian tenggorokan
  • Sensitivitas atau tidak tahan jika terkena cahaya ataupun sinar matahari
  • Bintik-bintik putih di dalam mulut
  • Suhu anak menjadi tinggi (Demam)
  • Mata merah
  • Munculnya ruam atau bintik – bintik berwarna merah pada kulit

Dan itulah sekilas informasi mengenai artikel yang berjudul “Mengetahui Lebih Jauh Tentang Apa Itu Etiologi Campak” ini dan mohon maaf kalau ada salah – salah kata atau pun terdapat kesalahan pada bagian penjelasnya. Dan saya harap dengan dibuatnya artikel ini anda dapat mencegah dan terhindar dari penyakit campak yang dapat menyerang anak – anak, balita, maupun orang dewasa ini. Dan saya ucapkan terima kasih telah membaca.