Contoh Curriculum Vitae (CV) Untuk Memasuki Dunia Kerja Profesional

Contoh Curriculum Vitae (CV) Untuk Memasuki Dunia Kerja Profesional

Surat lamaran pekerjaan
Courtesy of Pinterest

Surat Lamaran Kerja – Gambar diatas termasuk dalam contoh curicilum vitae yang simpel. Dan selanjutnya, pasti sejak di bangku sekolah Anda tentu telah diperkenalkan dengan istilah CV atau curriculum vitae. Bahkan, dalam pelajaran, anak sekolah telah diajarkan untuk membuat curriculum vitae dari contoh CV yang telah dijelaskan oleh guru maupun dituliskan dalam lembar kerja siswa dan juga contoh daftar edit daftar riwayat hidup tulis tangan. Apabila Anda telah lupa bagaimana cara membuat curriculum vitae, Anda bisa mencoba menyimak kembali uraian mengenai CV yang akan disampaikan pada kesempatan ini.

Pelajaran mengenai CV memang belum tentu bisa sepenuhnya Anda ingat. Karena itu, sebelum mencari contoh curriculum vitae yang baik untuk dijadikan referensi, akan lebih baik apabila Anda mengingat kembali pengantar mengenai curriculum vitae hingga bagaimana penulisan CV yang efektif agar lebih mudah diterima dalam dunia kerja yang profesional.

Contoh CV: Pengantar

CV pengantar
Courtesy of Pinterest

Curriculum vitae atau CV dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan daftar riwayat hidup. CV tersusun atas dokumen-dokumen yang isinya berupa penjelasan dan gambaran pengalaman seseorang hingga saat terkini dan disertai dengan keterangan mengenai kualifikasi orang tersebut. Mayoritas penduduk dunia menggunakan dokumen seperti CV untuk memilih pekerja yang memiliki potensial dengan bidang yang dibutuhkan untuk diisi. Semakin bagus CV yang dibuat, semakin besar peluang pelamar kerja untuk diterima bekerja. Karena itu, tidak heran jika banyak pencari kerja mencari contoh CV yang bagus untuk dijadikan referensi.

Contoh CV: Persamaan dan Perbedaan dengan Resume

CV
Courtesy of Pinterest

Sebelum membuat CV berdasarkan contoh curriculum vitae yang Anda dapatkan di internet, Anda tidak bisa langsung meniru penulisan CV tersebut. Anda harus mengecek apakah CV yang Anda ambil benar merupakan CV yang baik untuk dijadikan referensi atau tidak. Mengapa? Banyaknya contoh CV yang beredar di internet terkadang secara sembarangan langsung dicontoh oleh banyak orang. Padahal, tidak sedikit contoh yang dibagikan tersebut hanya berupa resume. Karena itulah, Anda harus membekali pengetahuan mengenai CV dan resume.

1. Persamaan CV dan Resume

CV atau daftar riwayat hidup memiliki tujuan penulisan yang hampir sama dengan resume. Kedua macam dokumen ini dibuat untuk memberikan informasi mengenai data diri seseorang mulai dari pengalaman, keterampilan, pendidikan, dan kualitas diri yang dapat menambah peluang sebagai kandidat yang ideal. Hanya saja, kedua jenis dokumen ini memiliki perbedaan dari segi format, informasi personal yang ditampilkan, penggunaan, hingga jenis kertas yang digunakan. Minat dan hobi juga tidak dicantumkan oleh pelamar kerja jika minat atau hobi yang dimiliki tidak relevan dengan posisi yang dilamar.

2. Perbedaan CV dan Resume

Apabila Anda mengecek contoh CV yang ditulis dalam bahasa Inggris, Anda akan melihat bahwa CV tersebut berisi informasi yang lebih detail dan akademis, lengkap dengan pengalaman penelitian. Hal ini karena dalam penggunaannya, CV cenderung digunakan untuk melamar posisi yang lebih sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki seperti tenaga pengajar, ahli sains, peneliti, dan sebagainya. Sedangkan, resume memberikan informasi yang lebih umum.

Penulisan CV  juga lebih menekankan kelengkapan dan kepadatan informasi dibandingkan resume yang menekankan pada informasi yang ringkas. Walaupun dalam CV disarankan memberikan informasi yang lebih lengkap, namun jika menyediakan informasi yang berlebihan juga akan kurang baik untuk pelamar kerja. Dalam dokumen riwayat hidup (CV), informasi pribadi seperti jenis kelamin, status perkawinan, tempat tanggal lahir, dan kewarganegaraan tetap dicantumkan. Sementara itu, dalam resume, informasi tersebut belum tentu dicantumkan.

Selain itu, salah satu hal yang membedakan resume dengan CV adalah dari segi pas foto. Pada resume, beberapa orang lebih memilih untuk tidak mencantumkan pas foto sedangkan pada CV dan resume internasional, pas foto merupakan salah satu faktor penting sebagai salah satu bagian kelengkapan data untuk memperbesar peluang diterima.

Menurut beberapa sumber, pada dasarnya tidak ada format atau aturan khusus dalam penulisan vitae. Karena itu, Anda bisa menggunakan cara penulisan dari contoh CV versi sebelumnya. Namun, saat memilih contoh vitae tersebut, akan lebih baik jika Anda memilih contoh dari bidang yang sama.

Contoh CV: Template dan Structure

CV data diri
Courtesy of Pinterest

Di Indonesia sendiri, contoh CV ada yang dibuat dalam bahasa Inggris dan banyak pula yang dibuat menggunakan bahasa Indonesia. Anda bisa membuat CV sesuai dengan permintaan bidang pekerjaan yang Anda lamar. Lalu, apa saja informasi yang umumnya disertakan dalam dokumen CV? Anda bisa mencantumkan beberapa urutan cv yang benar maupun semua informasi berikut ini:

1. Data diri

Pada bagian ini Anda perlu mencantumkan nama lengkap, alamat, nomor kontak, serta email jika ada. Data diri seperti nama harus ditulis sesuai dengan yang tertera pada kartu identitas Anda. Sementara itu, untuk alamat, jika Anda tidak tinggal di tempat sesuai dengan yang disebutkan dalam kartu identitas, Anda juga harus mencantumkan alamat tinggal saat ini. Sementara itu, untuk data nomor kontak dan email, pastikan Anda menggunakan kontak dan email yang aktif agar dapat dihubungi.

2. Riwayat Pendidikan dan Pelatihan / Kursus

Pada contoh CV untuk melamar pekerjaan, Anda akan melihat bahwa riwayat pendidikan juga dicantumkan. Anda bisa mencantumkan riwayat pendidikan hingga yang paling akhir, apakah itu undergraduate, graduate, ataukah postgraduate. Jika Anda merupakan lulusan baru, Anda bisa menyertakan IPK dan jenis gelar nilai yang didapatkan seperti cumlaude, dan sebagainya. Asalkan Anda konsisten dengan derajat pendidikan (diploma/sarjana) yang ditempuh, Anda tidak harus menyertakan kapan Anda diwisuda.

3. Sertifikat / Lisensi yang membuktikan Anda sebagai tenaga profesional

Sertifikat atau lisensi merupakan bukti sekaligus referensi bagi perusahaan yang Anda lamar untuk lebih mengenal Anda sebagai tenaga kerja yang profesional. Karena itu, Anda memilih contoh CV yang di dalamnya memberi panduan cantuman daftar lisensi yang dimiliki. Jika benar diperlukan, Anda bisa mencantumkan fotokopi atau sertifikat asli pada lampiran dokumen saat melamar kerja. Kemampuan berbahasa asing, komputer, dan lainnya bisa dimasukkan dalam poin ini.

4. Pengalaman Kerja

Contoh CV yang baik untuk dijadikan referensi adalah CV yang mencantumkan pengalaman kerja hingga yang terbaru atau terakhir. Anda bisa mulai menyusun posisi pekerjaan yang dilakoni secara kronologis diawali dengan pekerjaan terakhir. Pada poin ini, Anda bisa membuat tabel yang berisi nama pekerjaan, perusahaan tempat bekerja, serta lama kerja (tanggal mulai bekerja-tanggal berhenti). Apabila Anda telah bekerja lebih dari 10 tahun, Anda hanya perlu menuliskan lama kerja serta tidak perlu menyertakan tanggal.

5. Pengalaman Organisasi

Agar dapat memberikan poin tambahan yang memperbesar peluang untuk diterima, Anda bisa mencantumkan informasi mengenai pengalaman yang Anda miliki dalam berorganisasi serta prestasi yang pernah didapatkan oleh organisasi yang Anda ikuti. Apabila hingga saat ini Anda masih memiliki keikutsertaan dalam komunitas atau organisasi, Anda bisa mencantumkan informasi tersebut.

6. Prestasi Kerja

Apabila selama Anda bekerja Anda memiliki prestasi tertentu, tidak ada salahnya untuk mencantumkan prestasi yang Anda miliki tersebut. Yang perlu Anda ingat ketika menuliskan poin ini adalah menggunakan kata-kata yang tidak berulang-ulang serta tidak dilebih-lebihkan. Anda bisa membuatnya dalam bentuk poin-poin.

7. Lain-lain

Dalam contoh CV ada juga beberapa informasi khusus yang tidak harus dicantumkan. Mengapa tidak harus? Hal ini karena penyusun CV harus melihat terlebih dahulu relevan tidaknya informasi khusus yang akan diuraikan berikut ini terhadap bidang kerja yang ingin dimasuki. Beberapa informasi yang tidak harus ditulis tersebut antara lain adalah:

  1. Pengembangan professional yang bisa berupa seminar, konferensi, lokakarya, dan sebagainya.
  2. Aktivitas akademik seperti penelitian ilmiah, yang bisa berupa kegiatan kepenulisan jurnal, buku, artikel, makalah, dan sebagainya.
  3. Aktivitas sebagai relawan dalam masyarakat, lembaga professional, maupun bidang akademik tertentu.
  4. Informasi beasiswa, dan lain-lain

Contoh CV: Kesalahan yang Sering Dilakukan dalam Penyusunan CV

Mengetahui bagaimana cara membuat CV saja belum dapat menjamin diterima kerja dan untuk membuat contoh lamaran kerja. Anda juga perlu mengetahui serta menghindari kesalahan dalam penulisan CV yang dapat membuat Anda gagal diterima bekerja di perusahaan yang Anda idam-idamkan. Kesalahan yang umumnya dilakukan ketika menyusun curriculum vitae dari contoh CV yang ada antara lain:

1. Membahas isu yang kontroversial

Contoh CV yang baik untuk dijadikan sebagai referensi adalah CV yang tidak membahas mengenai isu-isu yang bisa memicu kontroversi seperti mengenai politik, ras, suku, agama, dan sebagainya. Anda cukup mencantumkan agama yang dianut serta kewarganegaraan apabila informasi tersebut dirasa perlu.

2. Menggunakan data palsu

Anda tidak perlu menggunakan contoh CV yang tidak baik dimana isi di dalamnya hanya direka-reka. Anda juga tidak perlu meniru orang yang menggunakan data palsu yang direka-reka atau dibuat-buat untuk melamar pekerjaan. Apabila Anda menggunakan data palsu dan terlanjur diterima, suatu ketika data yang Anda cantumkan akan dipertanyakan saat Anda tidak bisa membuktikan.

3. Menjelaskan mengapa Anda keluar di posisi pekerjaan sebelumnya

Anda tidak perlu menjelaskan dalam CV yang Anda buat mengenai mengapa Anda berhenti dari pekerjaan sebelumnya. Hal ini tidak terlalu penting bagi perusahaan. Perusahaan yang Anda lamar hanya akan mempertimbangkan masa kerja Anda di sebuah posisi pekerjaan. Jadi, sebaiknya hindari contoh CV yang mencantumkan penjelasan tidak penting seperti ini.

4. Mencantumkan email yang aneh sehingga terdengar tidak profesional

Contoh CV pada umumnya akan menunjukkan contoh alamat email yang terdengar professional. Misalnya, dengan menggunakan nama asli si pelamar dan kombinasi satu atau dua angka. Walaupun punya, Anda tidak perlu mencantumkan alamat email dengan nama yang konyol ke dalam CV. Alamat email yang menggunakan nama aneh dan kombinasi tertentu hanya mengurangi nilai keprofesionalan Anda bagi perusahaan.

5. Mencantumkan nominal gaji yang diinginkan

Contoh CV yang tidak patut ditiru adalah yang mencantumkan nominal gaji. Anda tidak perlu menuliskan nominal gaji ke dalam CV yang Anda kirimkan pada perusahaan karena hal ini tidak hanya dianggap tidak sopan bagi perusahaan, namun juga membuktikan bagaimana kepribadian Anda padahal Anda belum tentu diterima. Karena itu, Anda perlu menuliskan hal-hal yang relevan saja dalam CV. Negosiasi mengenai gaji bisa Anda sampaikan saat perusahaan benar-benar positif menerima Anda untuk posisi yang Anda lamar.

Kesalahan penulisan lainnya seperti pilihan kata yang diulang-ulang, menggunakan foto casual dan logo / gambar, menggunakan jenis huruf indah, dan sebagainya juga harus Anda hindari. Usahakan agar tulisan Anda tidak terlalu memakan banyak halaman atau terlalu sedikit isinya. Terakhir, hindari menjelaskan pekerjaan lama secara panjang lebar. Apabila Anda menemukan contoh CV yang masih memiliki kesalahan seperti yang disebutkan sebelumnya, silakan cari contoh curriculum vitae yang lain.

Contoh CV: Panduan Penulisan yang Efektif

CV Efektif
Courtesy of Pinterest

Gambar tersebut merupakan contoh cv tulis tangan yang biasa digunakan oleh cv mahasiswa. CV atau daftar riwayat hidup bisa diibaratkan sebagai perkenalan pertama antara Anda dan perusahaan. Karena itu, seperti layaknya perkenalan pertama pada umumnya, perkenalan Anda juga harus memberikan kesan yang baik bagi perusahaan yang Anda lamar sehingga mereka tertarik untuk mewawancara kerja.

Cara membuat cv untuk pemula yang efektif juga penting untuk diketahui oleh orang yang ingin berhasil melamar pekerjaan dan juga tata cara penulisan daftar riwayat hidup. Panduan penulisan CV yang efektif dapat Anda pelajari melalui poin-poin berikut.

1. Menggunakan internet untuk memilih template CV yang bagus

Tidak ada salahnya Anda memanfaatkan teknologi modern untuk membuat CV yang bagus. Anda bisa mulai dengan mengunjungi situs tertentu yang menyediakan contoh CV beserta templatenya  yang bagus dan sesuai dengan bidang pekerjaan yang ingin Anda lamar. Dengan template yang bisa diunduh, Anda hanya perlu menyusun informasi penting yang dibutuhkan.

2. Menyusun CV

Langkah cara membuat curriculum vitae selanjutnya adalah menyusun informasi penting dalam CV seperti data diri, pengalaman kerja, latar belakang pendidikan, pengalaman berorganisasi, keterampilan, dan sebagainya. Dalam langkah ini, Anda harus menghindari hal-hal yang telah disebutkan pada sub sebelumnya.

3. Update CV bagi yang pernah membuat

Langkah pertama dalam cara membuat CV kali ini adalah dengan mengupdate CV Anda dengan informasi terbaru Anda. Selain menambah informasi terbaru mengenai diri Anda ke dalam data CV, Anda juga bisa menghapus informasi yang tidak relevan untuk posisi pekerjaan yang ingin Anda lamar. Dalam melakukan update CV, pastikan Anda menggunakan bahasa dan pilihan kata yang asertif atau lugas. Apabila di pekerjaan sebelumnya Anda memiliki project atau prestasi, jangan lupa untuk mencantumkannya di CV Anda. Anda juga bisa menambahkan 1 atau 2 referensi lembaga atau orang yang bisa membuktikan keterangan Anda.

Contoh CV: Tips untuk Pemula

Tips
Courtesy of Pinterest

Apabila Anda seorang pemula yang membuat CV untuk pertama kali, Anda bisa mengikuti contoh CV yang telah Anda unduh atau download contoh cv dengan tetap memperhatikan poin-poin berikut ini.

1. Mengoreksi CV yang dibuat selama beberapa kali.

Karena masih pemula, tentu masih ada banyak kesalahan yang mungkin terjadi, entah berupa kesalahan pengejaan maupun penggunaan pilihan kata. Untuk itu, Anda harus mengecek CV Anda dari awal hingga akhir selama beberapa kali. Jika perlu, minta teman untuk mengoreksi atau menjadi proofreader CV Anda. Jika menulis CV dalam bahasa Inggris, usahakan mengecek tata bahasa serta ejaan 2-3 kali. Hindari juga untuk mengandalkan koreksi dengan perangkat spellcheck atau grammar checker.

2. Tidak terburu-buru

Salah satu faktor suksesnya pengaplikasian cara membuat CV adalah tidak terburu-buru. Santai namun tetap teliti adalah hal yang harus Anda ingat. Poin ini tidak hanya perlu diingat ketika menyusun CV, namun juga ketika memilih dan mengunduh template CV.

Demikian beberapa informasi seputar contoh CV hingga tips yang harus diingat ketika menyusun CV. Dengan mempelajari banyak poin di atas, CV yang Anda buat bisa semakin bagus dan peluang diterima kerja pun semakin besar. Selamat mencoba.